Ilustrasi tentang kebohongan lelaki
Ilustrasi tentang kebohongan lelaki (sumber: spike)
Hindari dibohongi terlalu jauh dengan mengenali tujuh tanda ini.

Kebohongan sering menjadi awal berakhirnya sebuah hubungan. Ketika kebohongan terungkap, yang tersisa tinggal rasa sakit. Ini terjadi ketika sejak awal kita tak pernah tahu telah dibohongi. Jadi ketika kenyataan terpapar di depan kita, maka sering kali kita berpikir kenapa tidak dari awal kita tahu telah dibohongi.
 
 

Nah, jika Anda ingin bisa mengetahui apakah kekasih atau pasangan Anda berbohong, 
berikut 7 tandanya:

1. Pandangan mata yang berpindah-pindah
Jika pasangan Anda secara konstan mengalihkan pandangannya dari satu sisi ke sisi lainnya, ini adalah salah satu cara mutlak yang menyatakan bahwa Si Dia telah berbohong. Lagi pula, Anda sendiri juga sering bersikap demikian kan ketika berbohong?

2. Terlalu banyak kontak mata
Cara lainnya untuk mengetahui bahwa Si Dia berbohong adalah ia terus-menerus melihat mata Anda. Kenyataannya, ia terus melakukan kontak mata yang malah membuat tidak nyaman. Alasan sikap ini muncul karena banyak orang yakin bahwa jika mereka bisa melihat langsung ke mata orang, cara ini akan menghindarkan mereka untuk tidak dituduh telah berbohong.

3. Tangan di saku
Jika tangan pasangan Anda terus berada di sakunya saat ia bercerita, ini sangat memperlihatkan bahwa ia telah berbohong. Ini untuk menyembunyikan kegugupan di diri mereka.

4. Kisah yang mencurigakan
Kadang kala kita memiliki insting bahwa sebuah cerita yang diberikan kepada kita sedikit mencurigakan. Ada beberapa bagian yang terasa tidak pas dan jika Anda merasa demikian, percayailah insting Anda.

5. Mengedikkan bahu
Jika selama menceritakan kisah yang mencurigakan tersebut Anda melihat bahwa pasangan Anda mengedikkan bahu di saat-saat yang janggal, ini adalah tanda dia berbohong. Mengedikkan bahu adalah salah satu tanda kebohongan.

6. Seorang pembohong tidak bisa menceritakan kembali kebohongannya.
Pernahkan Anda sadari ketika Anda berbohong, Anda tidak bisa menceritakan kembali kebohongan Anda tersebut. Demikian pula jika Anda meminta pasangan Anda untuk menceritakan kembali kisahnya, dan pasangan Anda tidak dapat melakukannya, ini salah satu tanda mutlak kebohongan.

7. Jeda cukup panjang
Jeda cukup panjang saat bercerita menunjukkan bahwa pasangan Anda tengah menata cerita terutama ketika jeda tersebut terjadi antara kata per kata atau kalimat per kalimat. Cara ini terjadi ketika seseorang berusaha memikirkan kembali kata-kata yang telah dia lontarkan apakah cukup meyakinkan atau tidak.