Translate

Senin, 19 November 2012

Anak Sekolah Sekarang, Cari Ilmu atau Hanya Bergaya ?


Ayo kita pergi sekolah.. ayo.. yah mungkin seperti cuplikan backsound dari iklan. Sekolah dan sekolah. Siapa sih yang gak pingin sekolah setinggi-tingginya sampai doctoral, hmmm mau mau. Yah di zaman 2012 yang katanya akan kiamat ini ternyata menurut analisa saya sekolah ada dua tujuan.
Kalo tujuannnya positif ya enjoy enjoy aja tapi kalo tujuannya melenceng dari inti tujuan sekolah haduh ya hancur deh, kan sesuatu yang buruk itu akan menelan sesuatu yang baik karena pada dasarnya Sang Pemilik Nafas menciptakan kita kita ini dengan menganugerahi keburukan yang lebih banyak dari yang lebih baik. Yang buruk memang lebih banyak namun jika menggunakan yang baik walau sedikit akan menutupui yang buruk beda dengan kalo kita mengggunakan yang buruk wah pasti akan menghancurkan yang baik itu karena kan yang baik lebih sedikit. Paham?.. hehe.
Masa remaja biasanya identik dengan masa SMA, ya bisa dibilang masa yang paling indah. Hallo.. indah ya indah jika kita serius menjalani. Penjelajahanku kali ini akan menyelami dunia SMA yang ya seperti ini, karena saya sendiri juga masih SMA  namun saya berada di Madrasah. Gaya itu penting tapi kayaknya gak tepat jika diterapkan disekolah yang notabene tempat untuk mencari ilmu. Dimasa remaja memang keinginan yang paling menonjol adalah dipuji orang lain makanya tak heran banyak yang selalu ikut kontes kontes kecantikan maupun band band(bukan bermaksud menyinggung, red).
Para remaja ingin diketahui banyak orang, ingin sekali menunjukkan ini lo saya, saya bisa. Gak ada salahnya sih asalkan positif. Coba kita merenungi sejenak, dilingkungan sekitar kita para remaja ini banyak yang mulai menyelami gaya ala Korean style ataupun Srceamo. Dan yang menurut saya paling gak tepat para remaja itu mengaplikasikannya kedalam dunia pendidikan. Oh my God, kalo sudah begini bisa-bisa gurunya ikut jadi sasaran hingga ikut menyelam bersama para remaja itu.

ilustrasi siswi dengan rok mini


Menurut Anda setuju gak kalo gaya seperti itu dijadikan gaya untuk para pelajar?. Bukankah gak etis sekali, mulai yang memakai softline, rambut cat merah, rok pendek dan obat pemutih kulit laris di pasaran akibat demam Korean stlye. Atau mungkin kemeja panjang dengan sepatu macbeth akan laris manis akibat gaya screamo, waah kalau saya jadi pengusaha itu semua pastinya saya senang sekali karena dagangan saya laris manis ew.. haha.
Sobatku para pelajar, sekolah niatkan untuk mencari ilmu, bukankah sudah ada hadistnya kalo ingin bahagia, selamat dunia akhirat dengan ilmu. Nah kalau sudah tahu begitu ya diaplikasikan dong, jangan sekolah untuk mencari eksistensi diri akibat gaya kita.
Gaya yang sangat up to date dan tak ketinggalan zaman namun ketinggalan pelajaran. Gaya boleh-boleh saja asalkan sesuai tempatnya jadi tidak dzalim, ya kalau sekolah taati saja peraturan yang ada, bukankah peraturan dibuat agar hidup kita teratur. Kalau sudah pulang sekolah silahkan Anda berkreasi mengexplorasi diri dengan gaya sesuka Anda namun jangan meninggalkan kewajiban disekolah kan kita masih pelajar sobat. Dan jangan sampai keterlaluan ya gayanya, apa gak malu tuh yang dibuat gaya adalah masih milik orang tua. Urusan perut saja masih nebeng bagaimana dengan style?.

BUKANKAH LEBIH KEREN JIKA KITA SEPERTI FOTO DI BAWAH INI ????

siswa berprestasi | smapgripml.wordpress.com

 karena saya tidak ingin menjadi provokator tentang gaya screamo di sekolah, saya tidak memberikan ilustrasi anak screamo (takut di kira provokator). silahkan bergaya sesuai keinginan anda, tapi yang perlu anda ingat anda ini seorang pelajar, uang masih minta ke orang tua, apalagi gaya tersebut tidak enak dilihat karena kita ini Orang Indonesia !!! masak kita akan terus-terusan mengikuti gaya orang barat yang tidak pantas untuk Orang Indonesia ? tapi itu semua tergantung anda, saya hanya ANTI SIFAT ALAY/SCREAMO bukan ANTI ORANGNYA !! Oke ?? :D THIS IS INDONESIA

 

 

Posting Komentar